PROFIL SEKOLAH

 

download-8.jpg

1.       Nama   Sekolah : SD KATOLIK SANG TIMUR  
2.      N S S : 102052829001
3.      NPSN : 20529686
4.      Status Sekolah : Swasta
       Nilai Akreditasi / Tahun : 94 / A  Tgl. Akreditasi 19 November 2012
5.     Alamat : Jl. Slamet Riayadi 31
         Desa : Pabian
         Kecamatan : Kota Sumenep
         Kabupaten : Sumenep
         Provinsi : Jawa Timur
6.     No Telp Sek / HP : (0328) 663030
7.      E-Mail : sangtimur_sumenep@yahoo.com
8.      Kode Pos : 69411
9. Waktu        Penyelenggaraan : Pagi hari
10.  Nama Kepala Sekolah : Sr. Yosea PIJ
11.  Luas lahan, & jumlah rombel :

Luas Lahan

: 3.110 m2

Jumlah Rombel

: 6 rombel
Kepemilikan Tanah : Yayasan Karya Sang Timur
a.  Status Tanah : Bersertifikat
b. Jenis Status Tanah : Status Hak Milik

Luas Lahan / Tanah

: 3.110 m2

Luas Tanah Terbangun

: 2.880 m2

Luas Tanah Siap Bangun

: – m2
c.       Letak Sekolah : SD KATOLIK SANG TIMUR terletak ± 2,5 Km sebelah Timur dari pusat ibu kota Kabupaten Sumenep.
12.  Tahun Berdiri : 1959
13.  Kurikulum KBM  : KURIKULUM 2013

***

Iklan

5 tanggapan untuk “PROFIL SEKOLAH

  1. Saya alumni Sang Timur Pakel. Banyak pengalaman menarik bersama Sr. Rosaline, Sr. Albertine, Sr. Alfonsa, Sr. Xaveria.
    Ingat Sr Albertine mau pindah ke Sumenep (1981 ????). Ha ha ha ha lucu, digetuni sak kelas.
    Para Suster juga mengajar sekolah Minggu di Gedongkuning. Mereka naik sepeda, bawa tas besar. Mau tahu isinya? Gambar-bambar orang kudus. Dan kami harus mewarnai gambar tsb.
    Salam Sang Timur!
    Matur nuwun Suster.

  2. Saya, Agus Soehardjono, alumni SDK Sang Timur Sumenep tahun 1980. Sr. Albertin, PIJ pernah menjadi kepala sekolah saya tp lupa tahun berapa. Mungkin suster lupa. Saya termasuk murid yang bandel saat itu. Tapi, salah satu guru saya, Bu Roos pasti ingat dengan saya. Ketika diingatkan siapa murid yang ketika ditanya “Kotoran kambing gunanya untuk apa?” murid itu menjawab “Untuk kelerang!”.

    Saya sering dihukum karena kenakalan saya. Mulai dari disuruh berdiri di depan kelas, mengikuti pelajaran dari luar kelas, menulis kalimat yg sama 50 kali, hingga di jemur di lapangan pernah saya alami. Namun, anehnya, saya menerima semua hukuman itu dengan kegembiraan karena saya tahu konsekuensi atas kenakalan saya. Guru-guru saya berulang kali mengingatkan akibat dari melanggar aturan/disiplin sekolah.

    Kedisiplinan dan totalitas guru-guru dan kepala sekolah dalam mendidik siswa-siswanya saya rasakan hasilnya sejak saya masih di SDK. Apa itu? Prestasi!
    1. Saat saya kelas 5 hingga kelas 6, saya mengalami di mana SDK Sang Timur Sumenep menjadi juara dan wakil Kabupaten Sumenep untuk lomba sekolah se Madura. Dalam lomba antar sekolah se Madura, juara 1 dan mewakili Madura di tingkat Provinsi. Saya lupa hasilnya apa saat itu. Tapi, yang saya rasakan adalah kebanggaan. Saya ikut andil dalam lomba-lomba tersebut dengan menjadi penari dalam tari penyambutan selamat datang para juri dan menjadi penjaga dalam laboratorium science (saya menjaga peralatan tenaga uap).

    2. Ketika saya melanjutkan sekolah di SMP, saya akhir pendidikan di sana dengan meraih nilai tertinggi ujian sekolah.

    3. Ketika saya melanjutkan dengan mendaftar ke SMA Negeri Kalianget, saya menjadi calon dengan nilai tes terbaik di mana terbaik 2 sampai 10 ditempati siswa dari SMP Negeri 1 Kalianget.

    4. Saya selesaikan studi di SMA Negeri Kalianget dengan menjadi satu-satunya siswa yang lolos Sipenmaru (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru) di UGM. Ini prestasi tersendiri karena SMA itu baru 4 tahun berdiri.

    5. Sekarang saya telah meraih gelar Magister Manajemen dan bekerja sebagai direktur sebuah lembaga pelatihan bahasa Indonesia untuk orang asing di Yogyakarta: Lembaga Wisma Bahasa.

    Semua prestasi tersebut tidak akan saya raih jika pondasi pendidikan dasar saya tidak kokoh dan bagus. Saya beruntung dan bersyukur dapat mengalami pendidikan dasar saya di sekolah yang mendidik dengan penuh kasih dan keteladanan.

    Terima kasih yang tak terhingga kepada semua guru-guru saya Bu Roos, Bu Pauline, Bu Christine, Bu Marice, Bu Tutik, dan guru-guru lainnya serta kepala sekolah saya Sr. Dominica, PIJ dan Sr. Albertine, PIJ.

    Guru dan suster adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Upah Anda semua besar di surga!

    Salam,
    Agus Soehardjono

  3. Salam juga dari kami keluarga besar SDK Sang Timur Sumenep, wah pengalaman,dan sharing anda sangat berguna dan menjadi motivasi bagi kami dan para siswa bahwasanya dari dulu SDK Sang Timur sudah menjadi IKON dan daya tarik tersendiri bagi sekolah-sekolah lain, hal itu dikarenakan prestasi,kedisiplinan, toleransinya,keramahannya, kesederhanaannya, kekeluargaannya dan lain-lain yang kita miliki. sampai sekarang SDK masih menorehkan prestasi yang membanggakan, meskipun tidak sesering tahun-tahun yang dulu, itu dikarenakan persaingan semakin ketat dengan banyaknya sekolah disekitar SDK yang mulai muncul. Tetapi kita tak perlu berkecil hati, karena Tuhan akan selalu beserta kita. Sekali lagi, semoga sharing yang anda bagikan kepada kami menjadi pendorong bagi para pendidik dan para siswa lebih bersemangat lagi terlebih di era digital sekarang ini. terima kasih TUHAN MEMBERKATI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s